Rabu, 26 Oktober 2011

Permulaan : Relativitas Waktu


"If I lay here...
If I just lay here...
Would you lie with me and just forget the world?"


Kalo biasanya ustadz-ustadz mengawali sebuah pertemuan dengan menggunakan sebuah ayat suci, dan gw ngga mau kalah, mengawali blog ini dengan sebuah lirik manis... kali ini bagian reff dari liriknya SNOW PATROL yang berjudul "CHASING CARS"... Ini lagu bener-bener bikin siapa pun yang dengerin berasa menjadi penikmat musik sejati (ngarang).. Bagian reff-nya optimis dan sangat persuasif, sebuah ajakan supaya kita bisa menikmati jalannya kehidupan tanpa memikirkan hal-hal kecil apalagi hal-hal besar, bahkan dunia...

Hal yang paling bikin gw risih adalah kenapa momen-momen terbaik justru datang ketika gw bisa ngelupain kejamnya kehidupan dunia, apalagi bersama the special one, orang yang kita anggap spesial, itu membuat kita merasa bisa berentiin waktu selama beberapa saat - freeze time, menganggap semua waktu dan aktivitas orang-orang berenti dalam waktu yang bersamaan ketika kita bersama the special one, dan satu hal yang paling nyakitin gw adalah ketika kita diharuskan tersadar buat ngeliat sekeliling bahwa waktu terus berjalan, dan bakal selalu berputar, padahal waktu yang kita jalanin hanya sepersekian detik waktu sebenarnya..

Relativitas waktu.. pasti semua orang pernah ngalamin hal kaya gini, termasuk lo yang lagi baca ini.. pernah ngerasa sesuatu yang kita lewatin begitu lebih panjang dan lebih lama daripada aslinya?? atau sebaliknya, kita justru ngerasa waktu lebih singkat dari aslinya??
Sebenernya simple aja karena kita semua udah sadar kenapa bisa begitu... Jadi gini, di saat gw ngalamin masa-masa sulit, entah kenapa pasti waktu terasa lebih panjang bahkan ketika gw berpatokan sama jam tangan G-Shock gw yang mahal ini :D ngga peduli kita mau liat jam digital atau analog semua yang kita lewatin terasa stuck.. dan di saat gw lagi bahagia-bahagianya dan berharap bisa freezing time, jam tangan gw justru nunjukin waktu bahagia udah abis.. dan hal ini justru lebih nyakitin lagi pas kita sedang berada di sebuah momen yang spesial dan bersama the special one tadi.. untuk pertama kalinya gw berharap jam tangan gw yang mahal ini rusak diikutin sama seluruh jam tangan dan jam dinding (apalagi jam kawe bajakan) di dunia ini mati dalam waktu yang bersamaan, dan yang anehnya mereka semua bukannya berenti tapi justru berjalan begitu cepat, bahkan lebih cepat dari waktu normal.. bahkan sampe berita ini diturunkan gw masih belom bisa nemuin solusi terbaik buat masalah ini.. yaaa' gw bilang masalah karena ini begitu mengganggu momen-momen yang kita harapkan, dan anehnya justru "mendukung" momen-momen yang kita hindarin.. *sebel*

Sebenernya sampe kapan pun itu kita ngga bisa nyalahin waktu, bahkan nyalahin jam tangan G-Shock biru gw yang original ini.. (ya udah sih diulang terus bosen kaliii).. okee the point is, bagaimana cara kita menghargai orang yang kita anggap spesial tadi dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, gimana cara kita memperlakukan dia, gimana cara kita mengistimewakan dia, dan gimana cara kita memberikan waktu buat dia..
.....dan relativitas waktu adalah sebuah jawaban dari sejauh mana kita menspesialkan the special one.. dalam waktu yang universal..

"If I lay here...
If I just lay here...
Would you lie with me and just forget the world?"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar